Apakah benar mantan pacar bisa jadi Kawan? untuk berbeda personality?

Uncategorized

Setelah Nana mengenal Agustin dalam waktu yang singkat, dimana bener bener tidak pernah di treat dengan baik, tapi malam itu mungkin sakit banget telinga Nana mendengar seorang pria mengatakan hal hal yang menyakitkan, seakan akan mudah saja untuk jalan dengannya dengan jawaban menyakitkan.

Beberapa waktu kemudian walau setengah moving on, Nana bertemu Erik diwaktu itu mengganti baterai hanphone di Apple Store,Singapura. Tentu saja lagi dan lagi hal tempat pertama yang ingin dikunjungi bersama orang yang baru kenal harus ditempat terbuka dan ramai orang, serta tempat paling mengesankan ialah Botanic Garden, mungkin sudah berapa kali Nana kesana untuk pergi dengan pacar atau ngedate atau cuman teman, sekedar indah memandangi hijau rerumputan.

Tidak diragukan lagi Botanic Garden Singapura adalah tempat bersejarah buat Nana, dari getar getir dunia perdatingan. Erik baik banget banyak banget topic yang kami ceritakan, karena berawal dari Tumbuhan sampai Gastronomi, banyak pengalaman baru untuk sekedar bertemu.

Sampai suatu hari entah salah lihat atau bagaimana, di sofa Erik bawah bantal sofa ada renda putih seperti Bra, Panic? tentu saja Nana panik lalu ke kamar mandi sebentar dan menemukan bra tersebut sudah tidak disitu lagi.

Malam itu fikiran acak naluri detective Nana bergumul, Nana mengirim Pesan kepada temannya. Rahman, pria berdarah Melayu – India Singapura ini menjawab “jangan salah sangka, bisa saja Erik memang suka pakai pakaian dalam wanita, karena ada lelaki yang punya fetish seperti itu.”

Pendek cerita, Nana menggagalkan acara short trip bersama Erik di Pulau Bintan. dan tentu saja Nana menceritakan semuanya, mungkin salah Nana ialah sedikit menggoreskan pertemanan.

Dalam prinsip nana ialah “tidak pernah berteman dengan mantan pacar”, untuk alasan lebihnya menjaga perasaan agar tidak menerima kabar baru dari Mantan tersebut yang mungkin saja bersama wanita barunya.
dengan tidak adanya kabar baru dari sosial media tersebut, tentu saja sedikit mengurangi rasa sakit hati lama, karena dulu pernah punya harapan lebih dengan mantan tersebut.

mungkin sampai disini dulu… lanjut ke Pria pertama yang mungkin juga pernah mencoba untuk berteman namun kami gagal. akan di bahas di session berikutnya.

2020 Kaledeiskop katanya?

Uncategorized

Wow 2020 memberikan kontribusi terbesar pada karirku, 1 tahun ini aku 2 kali ganti kerja loh, mungkin karena timpang tindih dengan Covid-19 yang dari 2019 gak kelar – kelar, industry di tempat kerja lama ku bener bener kena ancaman, pariwisata mana yang bisa profitable di Tahun 2020 kecuali memang banyak terobosan untuk jor-joran harga miring.

Dari zona nyaman di kerjaan sebelumnya aku berterimakasih di 2020 ini aku lebih banyak bergerak maju. Satu lagi aku bertemu Clara sebagai teman curhat di Kantor pas di Bintan dulu, semakin deket kek udah kenal lama, Terimakasih 2020, Aku lebih banyak menghargai diriku sendiri, Selamat membuka lembaran cerita yang mungkin bisa saja baru bisa saja itu lembaran 365 yang berbeda jilid tapi sudah dihitungkan porsi bukunya sesuai selflife kamu, jadi jangan terlalu taking for granted ya masih banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan.